Tag Archives: Tite

Gabriel Jesus, Penyerang Andalan Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Gabriel Jesus, Penyerang Andalan Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Nama Gabriel Jesus semakin gencar disebutkan sebagai pemain lini depan timnas Brasil 2018. Dirinya bahkan menjadi pilihan dalam dua laga yang terakhir, saat mereka bermain di laga uji coba sebelum Piala Dunia 2018 melawan timnas Rusia dan Jerman di bulan Maret yang lalu. Pelatih Brasil, yakni Tite sepertinya sudah memberikan tempat tersebut pada pemain muda 21 tahun itu.

“Dia sangat gedit. Dia seperti binatang yang kuat,” papar Tite saat melihat performa Gabriel Jesus di timnas pada 2016 lalu. Saat itu, dirinya memang baru menjadi pelatih di empat laga timnas memasuki babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan dan usai dengan hasil memuaskan. Dari empat laga, Jesus suskes menciptakan empat gol, padahal dia baru berumur 18 tahun.

Kemampuan pemain muda ini sepertinya memang sudah ada sejak kanak-kanak. Dibesarkan dalam Jardim Peri di Sao Paulo, Gabriel kecil tak langsung dapat latihan di lapangan sepak bola yang baik. Dia menghabiskan waktu berlatih dalam lapangan berdebu dan tak memadai. Pelatihnya saat itu, José Francisco Mamede, masih ingat penampilan pemain ini kala berlatih di lapangan itu untuk kali pertama.

“Ia datang dengan memakai sandal jepit. Berumur sekitar delapan tahun. Pada laga pertama, dirinya berhasil menciptakan gol dan membawa bola melewati tiga pemain yang lebih besar darinya. Dia memainkannya dengan baik dan gampang,” ujar Mamede.

Selain bakat, Mamede pun merasakan jika Gabriel bermain dengan telaten. Walau di lingkungannya banyak anak yang masuk ke pergaulan buruk, tapi dirinya bisa fokus dalam bermain bola.

Masih menurut Mamede, Gabriel dapat dikatakan tidak pernah melewatkan latihan atau laga. Dia selalu tampil, sebenarnya saat itu dirinya bersaing dengan 10 pemain yang lebih baik, namun karena keuletannya, akhirya Gabriel terpilih.

Pemain muda ini juga selalu mengingat lokasi berlatihnya sejak kecil. Ia menilai, di klub kecil Mamede tersebut, bola dimainkan sangat keras memang. Pasalnya, mereka berasal dari kalangan pemukiman padat penduduk. Bahkan, banyak dari mereka melakukan tackle demi mematahkan kaki dan merebut bola.

Akan tetapi, Gabriel mengaku beruntung dapat berlatih di klub tersebut. Dari sana, dia dapat memiliki karakternya sebagai pemain. Dengan semua bakatnya, dia kemudian berhasil masuk ke klub amatir, Associação Atlética Anhanguera saat remaja. Selama di sana, dia bermain dengan baik dan menciptakan 54 gol dari 48 laga. Di tahun 2013, klub Palmeiras kemudian membelinya. Dan berhasil masuk ke tim intinya.

Di Maret 2015 lalu, dia melaksanakan debut di tim tersebut. Pada musim awalnya, Gabriel sukses menciptakan empat gol dan tiga assist dari 20 kali penampilannya.

Selama musim keduanya, performa Gabriel kian apik. Dia sukses memperkuat Palmeiras merebut gelar juara Liga Brasil dengan catatan 12 gol dan lima assist dari 27 laga. Gelar tersebut merupakan prestasi terakhir untuknya di sana, sebelum kemudian pindah ke Manchester City.

Di tahun 2017,  dirinya memang gabung ke The City dengan harga 32 juta euro. Walau masih terbilang baru di sana, dirinya sudah menciptakan tujuh gol dan empat assist dari sembilan laga. Dan saat ini, memasuki musim keduanya, Gabriel sudah membawa tim meraih gelar juara Liga Inggris dengan catatan 11 gol dan tiga assist dari 25 laga. Ditambah dengan empat gol saat tampil di ajang Liga Champions.

Dengan segala kemampuan dan prestasi itu, wajar jika pelatih timnas Brasil, Tite memasukkannya di posisi lini depan Timnas Brasil 2018 dengan Neymar. Bersama timnas, Gabriel sudah membukukan sembilan gol dari 15 laga.

Timnas Brasil di Piala Dunia 2018 sendiri masuk ke grup E yang dihuni timnas Swiss, Kosta Rika, dan Serbia. Apakah prestasi mentereng kembali dicatatkan Gabriel Jesus dalam kompetisi di Rusia Juni nanti? Layak untuk kita tunggu.