All posts by hedi

laga Spanyol vs portugal di piala dunia 2018

Cetak Gol Untuk Timnas Portugal, Pemain Ini Diyakini Diving

Salah satu andalan Timnas Spanyol, yakni Gerard Pique merasa kecewa dengan terciptanya gol pertama untuk Timnas Portugal. Pemain ini menilai jika gol itu didapat karena Cristiano Ronaldo sudah diving di wilayah terlarang Spanyol.

Seperti yang diketahui, laga krusial dari grup B telah mempertemukan dua tim favorit di Piala dunia 2018, yakni timnas Portugal dan timnas Spanyol. Dalam laga itu, Portugal sukses unggul lebih. Seleccao memperoleh penalti setelah Nacho Fernandez disebutkan menyerang Cristiano Ronaldo di wilayah terlarang.

Cristiano Ronaldo di timnas Portugal

Sergio Ramos sendiri merasa jika Portugal sepantasnya tidak bisa mendapat penalti karena Ronaldo sudah melakukan diving. Pique juga mengatakan jika Ronaldo dengan sengaja jatuh di wilayah penalti Spanyol yang menjadikan Portugal diberikan sepakan penalti sebagai hadiah.

Di waktu yang bersamaan, Pique menilai jika Spanyol sejatinya dapat memenangkan laga tersebut karena mereka bermain dengan begitu dominan selama laga. “Kami mempunyai kesempatan lebih banyak dari tim lawan kami. Mereka hanya menciptakan tiga sepakan tapi mereka mencetak tiga gol.”

Lebih lanjut, Gerard Pique mengatakan jika laga tersebut sejatinya menjadi laga mereka, karena Spanyol dapat mendominasi. Akan tetapi, keputusan wasit yang dinilai sepihak menjadikan tim mereka merasa kecewa dan melakukan protes hanya akan memperburuk kondisi.

Laga yang memainkan timnas Spanyol dan timnas Portugal tersebut akhirnya usai dengan hasil seri. Hattrick Cristiano Ronaldo sukses dikejar dari dua gol Diego Costa dan satu torehan Nacho Fernandez.

Masuk Ke Grup E, Timnas Swiss Siap Tampil Mematikan di Piala Dunia 2018

timnas swiss 2018

Timnas Swiss secara mengejutkan masuk ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2018. Padahal sebelumnya, mereka harus tampil di babak playoff zona Eropa kontra Irlandia Utara. Sukses dengan skor tipis, 1-0, Swiss melangkah maju ke Rusia walau tetap disebut harus memperbaiki penampilannya di babak lanjutan nanti.

Walau berhasil masuk, timnas Swiss selama babak kualifikasi tak tampil dengan baik. Bahkan Tranquillo Barnetta dan penggemar Swiss cemas karena mereka terlihat rapuh saat melawan Irlandia Utara pada putaran kedua playoff akhir tahun lalu.

Keraguan pada pendukung memang tak berlebihan. Beberapa kali Irlandia Utara terlihat menyerang ke lini pertahanan Swiss. Hampir saja Irlandia menang, namun keberuntungan masih di pihak Swiss dan mereka memenangkan laga tersebut dengan susah payah.

Barnetta, gelandang dari St. Gallen memaparkan jika performa di liga domestik Swiss seharusnya memberikan hal baik untuk timnas. Selama ini, Swiss memang sudah memiliki prestasi yang saat mereka jadi tuan rumah di Piala Dunia 1934, 1938 dan 1954. Namun, selama tiga kompetisi tersebut, format piala dunia masih memakai yang lama.

Masuk ke format modern, Swiss seolah jadi tim buangan. Mereka terhenti di Piala Dunia 1994. Swiss kemudian tampil di Piala Dunia 2006 di Jerman, Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan 2014 di Brasil.

Pelatih timnas yakni Vladimir Petkovic mengatakan jika perjuangan mereka masih sulit. Mereka harus kerja keras dan menjaga penampialn agar tampil tangguh di Piala Dunia 2018.

Timnas Swiss sendiri masuk di Grup E dengan timnas Brasil, timnas Kosta Rika dan timnas Serbia. Walau jadi tim unggulan di Piala Dunia 2018, Brasil ternyata bukanlah fokus utama Swiss. Petkovic mengatakan jika timnas Kosta Rika juga cukup berbahaya untuk timnya. Sementara timnas Serbia dihuni pemain berbakat. Itu sebabnya, persaingan di Grup E begitu sulit.

Berikut Kondisi dan Persiapan Terkini Neymar Jelang Piala Dunia 2018

persiapan Neymar di Piala Dunia 2018

Pemain Paris Saint-Germain, yakni Neymar Jr berupaya dengan keras agar tampil bugar jelang Piala Dunia 2018 mendatang. Sebelumnya, pemain termahal di dunia ini memag mengalami cedera parah yang membuatnya absen lama di klub.

Sekitar dua bulan yang lalu, Neymar menjalani operasi karena cedera tulang kaki yang patah. Saat ini, kondisi pemain ini sudah pulih dan kembali ke Perancis demi menjalani perawatan lebih lanjut.

Mantan pemain Barcelona tersebut memang mengakui ingin segera bermain dan kembali berlatih demi persiapan bersama timnas Brasil di Piala Dunia 2018 mendatang. Apalagi, dirinya merupakan salah satu andalan untuk timnasnya.

Pada Jumat kemarin, Neymar terlihat berada di bandara Le Bourget, Paris. Pemain timnas Brasil 2018 ini kemudian langsung pulang ke rumahnya di kawasan kota Paris. Rencananya, Ney akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di tanggal 17 Mei yang akan datang.

Ney juga memastikan jika dia akan ikut dalam sesi latihan timnas yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei di dekat Rio de Janeiro. Keadaan pacar Bruna Marquezine tersebut memang sudah lebih baik. Dirinya bahkan tak perlu menggunakan kruk sebagai alat bantu berjalan.

Pemain yang sudah menciptakan 19 gol dengan Paris Saint-Germain itu begitu percaya diri optimistis bahwa ia bisa tampil dalam ajang Piala Dunia 2018.

“Saya berharap saya tak hanya akan menyaksikan Piala Dunia di TV. Saya memiliki waktu banyak dalam bersiap. Proses pemulihan cedera saya berlangsung dengan baik. Saya akan bermain dengan baik,” ujar Neymar.

Pemain termahal di dunia ini begitu percaya diri akan menjadi salah satu pemain timnas Brasil 2018 dan tampil di Rusia. Itu sebabnya, dia tak ingin menghabiskan waktu dengan hanya terbaring tanpa mempersiapkan diri.

Sementara itu, timnas Brasil di Piala Dunia 2018 masuk ke Grup E dan akan berlaga dengan timnas Swiss, timnas Kosta Rika, dan timnas Serbia.

Gabriel Jesus, Penyerang Andalan Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Gabriel Jesus, Penyerang Andalan Timnas Brasil di Piala Dunia 2018

Nama Gabriel Jesus semakin gencar disebutkan sebagai pemain lini depan timnas Brasil 2018. Dirinya bahkan menjadi pilihan dalam dua laga yang terakhir, saat mereka bermain di laga uji coba sebelum Piala Dunia 2018 melawan timnas Rusia dan Jerman di bulan Maret yang lalu. Pelatih Brasil, yakni Tite sepertinya sudah memberikan tempat tersebut pada pemain muda 21 tahun itu.

“Dia sangat gedit. Dia seperti binatang yang kuat,” papar Tite saat melihat performa Gabriel Jesus di timnas pada 2016 lalu. Saat itu, dirinya memang baru menjadi pelatih di empat laga timnas memasuki babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan dan usai dengan hasil memuaskan. Dari empat laga, Jesus suskes menciptakan empat gol, padahal dia baru berumur 18 tahun.

Kemampuan pemain muda ini sepertinya memang sudah ada sejak kanak-kanak. Dibesarkan dalam Jardim Peri di Sao Paulo, Gabriel kecil tak langsung dapat latihan di lapangan sepak bola yang baik. Dia menghabiskan waktu berlatih dalam lapangan berdebu dan tak memadai. Pelatihnya saat itu, José Francisco Mamede, masih ingat penampilan pemain ini kala berlatih di lapangan itu untuk kali pertama.

“Ia datang dengan memakai sandal jepit. Berumur sekitar delapan tahun. Pada laga pertama, dirinya berhasil menciptakan gol dan membawa bola melewati tiga pemain yang lebih besar darinya. Dia memainkannya dengan baik dan gampang,” ujar Mamede.

Selain bakat, Mamede pun merasakan jika Gabriel bermain dengan telaten. Walau di lingkungannya banyak anak yang masuk ke pergaulan buruk, tapi dirinya bisa fokus dalam bermain bola.

Masih menurut Mamede, Gabriel dapat dikatakan tidak pernah melewatkan latihan atau laga. Dia selalu tampil, sebenarnya saat itu dirinya bersaing dengan 10 pemain yang lebih baik, namun karena keuletannya, akhirya Gabriel terpilih.

Pemain muda ini juga selalu mengingat lokasi berlatihnya sejak kecil. Ia menilai, di klub kecil Mamede tersebut, bola dimainkan sangat keras memang. Pasalnya, mereka berasal dari kalangan pemukiman padat penduduk. Bahkan, banyak dari mereka melakukan tackle demi mematahkan kaki dan merebut bola.

Akan tetapi, Gabriel mengaku beruntung dapat berlatih di klub tersebut. Dari sana, dia dapat memiliki karakternya sebagai pemain. Dengan semua bakatnya, dia kemudian berhasil masuk ke klub amatir, Associação Atlética Anhanguera saat remaja. Selama di sana, dia bermain dengan baik dan menciptakan 54 gol dari 48 laga. Di tahun 2013, klub Palmeiras kemudian membelinya. Dan berhasil masuk ke tim intinya.

Di Maret 2015 lalu, dia melaksanakan debut di tim tersebut. Pada musim awalnya, Gabriel sukses menciptakan empat gol dan tiga assist dari 20 kali penampilannya.

Selama musim keduanya, performa Gabriel kian apik. Dia sukses memperkuat Palmeiras merebut gelar juara Liga Brasil dengan catatan 12 gol dan lima assist dari 27 laga. Gelar tersebut merupakan prestasi terakhir untuknya di sana, sebelum kemudian pindah ke Manchester City.

Di tahun 2017,  dirinya memang gabung ke The City dengan harga 32 juta euro. Walau masih terbilang baru di sana, dirinya sudah menciptakan tujuh gol dan empat assist dari sembilan laga. Dan saat ini, memasuki musim keduanya, Gabriel sudah membawa tim meraih gelar juara Liga Inggris dengan catatan 11 gol dan tiga assist dari 25 laga. Ditambah dengan empat gol saat tampil di ajang Liga Champions.

Dengan segala kemampuan dan prestasi itu, wajar jika pelatih timnas Brasil, Tite memasukkannya di posisi lini depan Timnas Brasil 2018 dengan Neymar. Bersama timnas, Gabriel sudah membukukan sembilan gol dari 15 laga.

Timnas Brasil di Piala Dunia 2018 sendiri masuk ke grup E yang dihuni timnas Swiss, Kosta Rika, dan Serbia. Apakah prestasi mentereng kembali dicatatkan Gabriel Jesus dalam kompetisi di Rusia Juni nanti? Layak untuk kita tunggu.

Tiga Pemain Timnas Brasil yang akan Absen di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 tinggal sebulan lagi. Semua negara yang lolos ke Rusia pastinya sudah mempersiapkan diri dengan baik, tak terkecuali timans Brasil. Tim Samba sendiri merupakan unggulan karena terdiri dari pemain bintang, sampai-sampai sang pelatih yakni Tite dilema dalam menentukan siapa yang akan dibawa ke Rusia nanti.

Tite memang belum merilis skuad timnas Brasil 2018 final yang akan dimainkan di Rusia nanti. Dari 23 nama yang sudah dipersiapkan, masih ada delapan nama yang belum dimasukkan. Dengan banyaknya pemain andalan Brasil, pastinya akan ada nama lainnya yang tak akan masuk ke timnas Brasil di Piala Dunia 2018.

Berikut tiga pemain yang diprediksi tak absen di Piala Dunia :

  1. Danilo

skuad timnas Brasil 2018

Salah satu bek Manchester City ini sepertinya tidak akan masuk dalam skuad timnas Brasil 2018 oleh Tite. Alasannya karena Danilo selama musim ini tidak tampil gemilang. Dirinya diyakini akan kalah saing dengan Kyle Walker di lini kanan. Bahkan, dirinya juga harus bersaing dengan Fagner dan Rafinha jika ingin memperkuat timnas.

  1. David Luiz

skuad timnas Brasil 2018

Luiz sejatinya adalah salah satu pemain andalan Brasil selama ini. Tapi, tempatnya saat ini mulai diisi pemain lain. Sejak akhir 2017 lalu, dirinya sudah kesulitan menjadi starter di klub. Luiz jarang tampil dengan Chelsea apalagi setelah sering absen karena cedera. Tanpa Luis, Brasil akan memilih Thiago Silva, Marquinhos, serta Miranda.

  1. Alex Sandro

skuad timnas Brasil 2018

Sebenarnya, Alex Sandro masih tampil apik di klubnya, Juventus, tapi di timnas, dirinya seolah tak dianggap. Jarangnya Alex Sandro bermain sebagai bek kiri di timnas dikarenakan terlalu banyak saingan. Selama ini, Tite lebih memilih Marcelo dan Felipe Luis.

Brasil sendiri menjadi salah satu unggulan di Rusia nanti. Timnas ini mengisi Grup E dan akan melawan timnas Swiss, Serbi dan Kosta Rika. Laga Brasil VS Kosta Rika menjadi salah satu yang dinantikan di grup ini.

Paul Pogba Ganas di Timnas Perancis, Fans Pertanyakan Kinerja Jose Mourinho

Paul Pogba berselisih dengan Jose Mourinho

Performa mengesankan dari Paul Pogba kala memperkuat timnas Perancis menang atas timnas Rusia dengan skor 3-1 pada laga uji coba, akhir Maret yang lalu ternyata memberikan efek besar pada JOse Mourinho. Para fansnya banyak menyerang pelatih Manchester United tersebut.

Beberapa netizen memberikan serangan berupa sindiran pada Jose Mourinho yang menyebutkannya sebagai orang yang menjadikan bakat Paul Pogba menurun di Manchester United. Pemain berumur 25 tahun tersebut kini terpuruk bersama timnya karena selalu menjadi pemain cadangan.

Hal ini menjadikan hubungan Pogba dan Mourinho disebutkan sedang memanas. Mantan pemain Juventus tersebut berselisih dengan sang pelatih karena dinilai selalu membangkang aturan dari The Special One.

Akan tetapi, Pogba justru bermain begitu meyakinkan dengan perolehan satu gol dan assist kala bersama timnas Perancis kontra timnas Rusia beberapa waktu lalu. Sementara itu, dua gol Les Blues lainnya diciptakan oleh pemain Paris Saint-Germain yakni Kylian Mbappe.

Penampilan baik dari Pogba tersebut disorot banyak netizen dan mempertanyakan apa yang dilakukan Mourinho di Manchester United. Banyak dari mereka menilai pelatih ternama ini, bhakan membagikan informasi mengenai MU, dan memuji kualitas Pogba yang sepertinya dipandang sebelah mata oleh Mourinho dengan tidak mengikutkannya memperkuat timnya musim ini.

“Paul Pogba merupakan pemain ternama dunia. Pakailah bakatnya dan Anda sebagai pelatih akan memperoleh hasil maksimal. Jose Mourinho harusnya memberikan tempat untuk Paul Pogba dalam terlibat di timnya,” tulis salah satu netizen.

Memiliki Pemain berkualitas, pelatih timnas Prancis Malah Makin Kesulitan

Didier Deschamps, pelatih timnas Prancis

Piala Dunia 2018 di Rusia menjadi yang ke-15 untuk timnas Prancis. Dari 14 kali ikut di kompetisi ini, prestasi paling baik Les Bleus adalah saat mereka menjadi jawara di markas sendiri.

Kala itu, Kapten timnas Prancis pada perhelatan Piala Dunia 1998 silam, yakni Didier Deschamps membawa timnya menuju kesuksesan dan kini, dirinya menjadi pelatih Timnas Prancis dalam kompetisi bola dunia antarnegera pada tahun ini.

Sejak menjadi pelatih Prancis di tahun 2012 lalu, Didier Deschamps mempunyai catatan menarik. Timnas selalu berhasil dia bawa termasuk sampai babak perempat final di Piala Dunia 2014 dan semifinal Piala Eropa 2016 yang lalu.

Dengan materi pemain yang berkualitas dan berbakat di Prancis ternyata dapat menjadi dua sisi yang mematikan untuk Deschamps. Di satu sisi, dia dapat memajukan para pemainnya dengan kualitas tim namun lainnya, ternyata itu menyulitkan pelatih ini dalam menentukan siapa pemain yang akan dia turunkan untuk bermain di Rusia nanti.

Akan tetapi, berikut beberapa pemain andalan timnas Prancis yang sepertinya masuk dalam pilihan sang pelatih dan tentunya berpeluang besar menjadi bagian dari tim inti dalam Piala Dunia 2018 mendatang adalah Hugo Lloris, Raphael Varane, Paul Pogba, dan Antoine Griezmann.

Walau begitu, Didier Deschamps belum memberitahukan secara resmi siapa saja yang akan pemain inti dalam timnas mereka di Rusia nanti. Namun yang pasti, dirinya akan memilih yang terbaik demi keunggulan di Piala Dunia mendatang.

Dua Pemain Terbaik Timnas Prancis Ini Ingin Tampil di Satu Klub

Paul pogba dan antoine griezmann, pemain terbaik timnas Prancis

Dua pemain terbaik timnas Prancis, yakni Antoine Griezmann serta Paul Pogba sama-sama memiliki keinginan untuk dapat tampil di klub yang sama. Akan tetapi, Griezmann menampik jika dia akan pindah ke Manchester United.

Antoine Griezmann dan Paul Pogba yang kini merupakan dua pemain yang disorot jelang transfer pemain nanti sedang sibuk menjalani latihan dengan timnas Prancis jelang Piala Dunia 2018 mendatang.

“Saya memiliki keinginan untuk dapat berlatih bersama-sama tiap harinya,” papar Pogba. Perkataan dari pemain ini langsung direspon oleh Griezmann. Dia mengungkapkan jika hal tersebut akan sangan mengesankan. Namun, ini bukan berarti dirinya akan menjadi bagian dari Manchester United.

Pogba pun menjawab pernyataan teman setimnya tersebut, “Selama tahun bersama-sama, mendapatkan gelar juara. Saya rasa kami dapat merealisaikannya nanti.” paparnya.

Sekarang ini, Griezmann sedang bersama Atletico Madrid. Pemain yang pernah berkarir di Real Sociedad tersebut memang menjadi salah satu pemain yang diinginkan MU dalam bursa transfer yang lalu.

Akan tetapi, Griezmann saat ini kembali disebutkan akan segera hengkang dari Atletico. Akan tetapi, bukan MU yang saat ini mengincarnya, namun Barcelona.

Di sisi lain, Pogba yang merupakan pemain termahal di Manchester United. Tapi, saat ini statusnya di Old Trafford tak jelas apalagi di tambah dengan ketegangan hubunganya dengan sang pelatih, Jose Mourinho.

Pantas saja jika Timnas Prancis adalah satu-satunya tim yang membuat mereka dapat tampil bermain dengan total. Perbedaan umur yang hanya dua tahun juga menjadikan keduanya tak pernah tampil bersama di level junior.

Keduanya juga tak pernah berlaga dalam kompetisi dan negara yang sama. Semenjak memulai karir profesional di tahun 2009 silam, Griezmann selalu bermain untuk klub Spanyol. Semetara Pogba berada di klub Inggris dan klub Italia.

Di sisi lain, Paul Pogba dan Antoine Griezmann akan kembali kembali memperkuat timnas Prancis kontra timnas Denmark, Australia dan Peru dalam laga Piala Dunia 2018 di Rusia mendatang.

Berikut Jadwal laga Grup C di Piala Dunia 2018 Mendatang

Jadwal Laga Grup C piala dunia 2018

Perhelatan Piala Dunia akan segera dilaksanakan pada tanggal 14 Juni sampai 15 Juli 2018 yang akan datang. Jadwal Laga Piala Dunia 2018 akan segera disiarkan langsung oleh para stasiun TV Nasional dan Internasional nantinya.

Salah satu jadwal laga Piala Dunia 2018 yang begitu ditunggu adalah Grup C di Piala Dunia yang akan mempertemukan timnas Prancis, timnas Australia, timnas Peru, dan timnas Denmark. Grup ini akan mengawali laga di babak grup pada tanggal 16 Juni mendatang. Prancis merupakan timnas yang diprediksi akan menjadi jawara grup ini.

Tim Les Blues tersebut akan mengalawali laga dengan melawan timnas Australia pada tanggal 16 Juni pada pukul 17.00 WIB di Kazan Arena. Jelang kompetisi empat tahunan ini, Prancis sudah mepersiapkan diri dengan materi pemain yang tak perlu diragukan lagi serta hasil apik saat babak kualifikasi yang lalu. Tim Didier Deschamps tersebut hanya sekali gagal kala melawan Swedia. Timnas kemudian menjadi juara Grup A zona Eropa.

Di sisi lain, Australia akan bersiap melawan Prancis di laga pembuka grup C di Piala Dunia 2018 mendatang dengan persiapan yang tak kala matang. Australia sendiri masuk ke babak selanjutnya setelah sukses di fase play off kontra Honduras. Pada putaran kedua, Mile Jedinak membukukan hattrick dan membawa timnasnya suskes dengan skor agregat 3-1.

Di waktu yang sama, Peru juga akan melawan Denmark di Mordovia Arena. Laga Peru vs Denmark akan dilaksanakan pada pukul 23.00 WIB. Piala Dunia tahun ini memang menjadi yang kelima untuk keduanya.

Terakhir tampil, Peru ikut dalam Piala Dunia 1982 di Spanyol. Peru lolos ke babak selanjutnya setelah menang melawan timnas Selandia Baru di babak playoff. Senada dengan Australia dan Peru, timnas Denmark juga masuk ke Piala Dunia 2018 lewat fase playoff kontra Republik Irlandia. Pemain andalan mereka yakni Christian Eriksen membawa timnya melewati babak kualifikasi dengan catatan delapan gol dari 10 laga.

Berikut jadwal laga Piala Dunia 2018 untuk Grup C

16 Juni 2018 pukul 17.00 WIB: Perancis vs Australia, di Kazan Arena

16 Juni 2018 pukul 23.00 WIB: Peru vs Denmark, di Mordovia Arena

21 Juni 2018 pukul 19.00 WIB: Denmark vs Australia, di Samara Arena

21 Juni 2018 pukul 22.00 WIB: Perancis vs Peru, di Ekaterinburg Arena

26 Juni 2018 pukul 21.00 WIB: Denmark vs Perancis, di Stadion Luzhniki

26 Juni 2018 pukul 21.00 WIB: Australia vs Peru, di Stadion Fisht (sry)